Sabtu, 14 Maret 2015

Perbedaan Ban Tubeless dengan Ban Biasa (Ban Tube Type)


     Ban kendaraan yang umum dipakai saat ini ada 2 jenis yakni ban biasa atau dalam bahasa mekanik disebut ban Tube Type dimana terdapat ban dalam (Tube), dan ban tanpa ban dalam yakni Tubeless Type (ban tanpa Tube/Ban Dalam). Pada umumnya ban tipe Tubeless lebih mahal dibanding tipe tube (ban biasa) sehingga banyak anggapan bahwa ban Tubeless lebih baik dibanding ban biasa. Namun tahukah Anda bahwa kedua jenis ban tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan yang akan dijabarkan dalam penjelasan di bawah ini ;



Profil ban (fisik) dan akibatnya

Umumnya ban dengan with tube memiliki profil yang lebih kotak, sehingga menyulitkan manuver di kecepatan tinggi, intinya lebih sulit dan berbahaya kalau kita mau ajak rebah di tikungan.
Pada kecepatan yang rendah ban ini lebih ideal untuk diajak nyelip-nyelip diantara mobil-mobil. Sedangkan ban tubeless dengan bentuk ban yang umumnya lebih bulat, efeknya jelas, pada kecepatan tinggi motor dengan ban jenis ini enak dan gampang untuk diajak manuver sana sini, lebih stabil, membuat pengendaranya lebih percaya diri.

Ketahanan (durasi)

Ban non tubeless biasanya mampu bertahan hingga 2 tahun lebih, sedangkan ban tubeless karena umumnya dibuat dengan kompon lebih lunak, maka waktu pemakaian lebih pendek, untuk pemakaian sehari-hari bisa berkisar 1.5 tahun lebih.

Waktu hujan

Saat permukaan jalan basah, ban ditugaskan untuk mengalirkan alir secepatnya, karena itu ban basah mempunyai groove/kembang yang di design khusus dan groovenya lebih dalam.
Saat hujan daya cengkram baik ban with tube atau tubeless bergantung pada tipe kembang ban itu sendiri. Enaknya seperti motoGP, waktu hujan, kita tinggal masuk pit, semotor-motor nya ganti!

Anti Bocor?

Apa betul ban tubeless anti bocor? Jawaban pendeknya betul! tapi bukan anti bocor, cuma lebih tahan bocor. Ban tubeless pun sebaiknya begitu terkena paku di jalan, secepatnya dibawa ke tukang tambal ban tubeless, walaupun ban tipe tubeless tidak langsung kempes, tapi jika dibiarkan, ini bisa merusak steel belt ban tersebut.
Jadi pemilik ban tubeless sebaiknya melakukan pemeriksaan berkala pada ban, tahu-tahu bentuk bannya sudah tidak bulat lagi!

Demikian ulasan perbedaan antara ban tipe Tube (dengan ban dalam) dan ban tipe Tubeless (tanpa ban dalam).
Semoga bermanfaat and Keep Safety Riding First.

Kamis, 12 Maret 2015

Sedekah Sepuluh Persen (SSP)

Untuk mensukseskan gerakan Dompet Peduli HeWi foundation yang selama ini sudah berjalan dengan baik, maka HeWi mototransport selaku bagian dari HeWi group mengadakan update program  yakni program SSP (Sedekah Sepuluh Persen).
Dimana program yang sebelumnya yakni penyaluran sedekah sebanyak 2,5% persen sekarang ditingkatkan menjadi 10%.
Berapapun biaya yang Anda keluarkan untuk jasa kami akan disalurkan sebanyak 10%nya kepada mereka yang membutuhkan melalui Dompet Peduli HeWi foundation.
Donasi tersebut InsyaAllah akan menjadi amal ibadah para pelanggan HeWi mototransport.
visit : www.hewifoundation.blogspot.com


Senin, 09 Maret 2015

Tips Aman Menghindari Begal Motor di Jalanan

Tips Terhindar dari Begal Motor
1. Hindari Jalan yang sepi dan minim penerangan, karena begal senang berkeliaran didaerah tersebut.
2. Usahakan untuk bepergian tidak sendirian, minimal dua orang atau lebih.
3. Jangan bepergian untuk hal-hal yang tidak penting terlebih pada malam hari.
4. Tidak menngunakan perhiasan apalagi yang mencolok saat berkendara.
5. Jangan menenteng tas di pundak saat berkendara, letakkan tas di bagasi motor atau dibagian depan.
6. Tingkatkan kewaspadaan, fungsikan spion Anda sehingga Anda dapat melihat apakah Anda diikuti orang atau tidak.
7. Jika Anda dipepet motor lain, segeralah membunyikan klakson sekencang-kencangnya agar orang lain dapat mengetahui bahwa Anda dalam keadaan bahaya.
8. Jika Anda sudah terlanjur ditodong apalagi dengan senjata api maka lebih baik Anda jangan melawan kecuali Anda punya kemampuan dan yakin bisa mengalahkan pembegal.
9. Sayangi nyawa Anda, karena harta benda bisa dicari namun nyawa Anda tak akan ada yang bisa mengganti.
10. Tidak panik dan segeralah melapor kepada pihak yang berwajib.
11. Catatlah nomor-nomor penting seperti Polsek, Polres, Kodim, Rumah Sakit, atau Ambulan didaerah sekitar jalan yang Anda lalui.
12. Selalu berdoa sebelum berkendara.
Demikian tips dari HeWi mototransport semoga bermanfaat.