Rabu, 12 Agustus 2015

Kesalahan Penggunaan Lampu Hazard saat Berkendara

http://papasemar.com/wp-content/uploads/2015/07/hazard-tol.jpg 

Lampu Hazard adalah lampu tanda darurat namun orang sudah biasa menyalah gunakan fungsi lampu ini. Menurut fungsinya, mengaktifasi lampu ini akan membuat lampu sein kanan dan kiri berkedip bersamaan dan mengindikasikan bahwa adanya hal darurat atau hati-hati pada pengemudi yang lain.
Hal tersebut juga diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ (Lalulintas dan Angkutan Jalan), Pasal 121 ayat 1 mengenai kewajiban pengemudi kendaraan bermotor untuk memasang segitiga pengaman, lampu penanda bahaya, atau memberikan isyarat lain saat berhenti dalam kondisi darurat di jalan.
 https://boerhunt.files.wordpress.com/2012/03/tombol-hazard.jpg
Berikut beberapa kesalahan dalam penggunaan lampu hazard yang sudah membudaya :
  1. Menyalakan saat hujan
    Mungkin fungsinya baik, menandakan bahwa ada kendaraan yang akan melintas saat kondisi pandangan terhalang oleh hujan. Ketika lampu Hazard dinyalakan, secara otomatis lampu sein tidak akan berfungsi karena tertutup oleh hazard. Belum lagi ada kemungkinan dapat membuat bingung pengemudi di belakang.
    Cukup anda menggunakan lampu kabut atau Foglamp, maupun lampu utama (Headlamp) agar posisi kendaraan diketahui oleh pengendara dari jalur lain.
  2. Wilayah Berkabut
    Banyak juga pengendara mobil yang menyalakan lampu darurat saat memasuki wilayah berkabut. Lebih dianjurkan untuk menyalakan foglamp atau lampu kabut sendiri saat memasuki wilayah berkabut. Bisa juga menyalakan headlamp. Untuk lampu kabut sendiri jangan menggunakan yang memiliki derajat kelvin lebih besar, karena semakin besar derajat kelvin akan tidak terlihat saat kabut.
  3. Masuk Terowongan
    Memasuki terowongan gelap kerap kali orang menyalakan lampu hazard, dengan menyalakan lampu utama saja sudah cukup untuk memberitahukan posisi mobil pada pengendara lain yang berada di depan atau belakang.
  4. Lurus di Persimpangan jalan
    Sein digunakan sebagai indikator bahwa kendaraan akan belok ke kiri atau kanan. Namun kendaraan beroda empat, sering dijumpai mereka yang menggunakan lampu darurat di persimpangan sebagai tanda kalau mereka hendak bergerak lurus ke depan. Tidak perlu menggunakan lampu darurat bila ingin melaju lurus ke depan saat melewati persimpangan.
 Tapi sebenarnya apa  fungsi dari lampu hazard? berikut fungsi lampu hazard dari beberapa buku manual mobil  :
  1. Digunakan ketika kendaraan mengalami malfungsi yang menyebabkan kendaraan berjalan lebih lambat dari arus gerak lalu lintas normal atau bahkan berhenti
  2. Digunakan ketika terjadi situasi darurat didalam mobil yang menyebabkan mobil harus segera menepi atau berhenti
  3. Digunakan untuk memberitahu kendaraan di belakang akan gangguan yang terjadi pada jalan di depan (kecelakaan, tanah longsor, dll)
  4. Digunakan ketika kendaraan terpaksa berjalan diluar jalan yang seharusnya
source :
http://www.akulebay.com/4-kesalahan-dalam-menggunakan-lampu-hazard-yang-sudah-biasa/
http://fauziwong.me/5-hal-kesalahan-penggunaan-lampu-hazard.html

Selasa, 11 Agustus 2015

Jenis Kendaraan yang Harus Didahulukan

Dalam berlalu-lintas di jalan raya, ada beberapa jenis kendaraan yang mempunyai prioritas untuk didahulukan. Hal ini tercantum dalam Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan. Beberapa Jenis kendaraan tersebut antara lain :
1. Mobil Pemadam Kebakaran
 https://alatpemadamkebakaranapi.files.wordpress.com/2012/12/fire-engine1.jpg
2. Mobil Ambulan yang Mengangkut Orang Sakit
 http://www.karoserimobilambulance.com/wp-content/uploads/2014/09/Karoseri-Mobil-Ambulance-KIA-Standar.gif
3. Mobil Pertolongan untuk Kecelakaan
http://autobild.co.id/ckeditor/kcfinder/upload/images/TIPS/AMAN%20DI%20JALAN/Mobil_Derek-02.jpg
4. Kendaraan pimpinan lembaga Negara Republik Indonesia.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEirrDbcdy5zAdDW0PW7-hv7H8LEYIkslVWuq6y2TfizPnt0Ggng5djC4dPZj2M1M6WMYyzYzbWyuyYMTn2jJIhtEq38PHUlOUUTY56WI1gs36wXTHQMYh-7HtAl9pLykkMCtGIwx1LTmB8/s1600/Mobil+Presiden+SBY.JPG
5. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara 

6. Iring-iringan pengantar jenazah.
http://www.manadoexpress.co/foto_berita/12iring-iringan%20mobil%20jenazah.jpg
7. Konvoi dan atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kamis, 23 Juli 2015

Bahan Bakar PERTALITE dan Pebedaanya dengan BBM Jenis Lainya

 
Minggu ini PERTAMINA meluncurkan produk BBM baru yang diberi nama PERTALITE. PERTALITE adalah BBM yang memiliki oktan lebih tinggi daripada PREMIUM namun lebih rendah daripada PERTAMAX. Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan BBM yang lebih berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Seperti yang kita ketahui bahwa BBM jenis PREMIUM memiliki oktan terendah yakni 88 dimana sudah tidak disarankan lagi karena dibawah standar internasional. Rencananya dalam tiga tahun kedepan pemerintah benar-benar akan menghapuskan BBM jenis PREMIUM dan menggantinya dengan PERTALITE. Namun untuk awal baru tiga kota yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Itupun tidak semua SPBU yang ada di kota tersebut sepenuhnya menyediakan PERTALITE. Jadi untuk masyarakat yang tinggal selain di kota tersebut untuk bersabar agar dapat mengunakan PERTALITE.

Untuk lebih jelas mengenai masing-masing BBM yang ada di Indonesia, berikut rincian masing-masing BBM yang dikutip dari web okezone.com

Premium
Premium atau biasa disebut bensin merupakan BBM jenis distilat yang memiliki warna kekuningan yang jernih. Premium mengandung RON 88, paling rendah di antara tiga jenis BBM kendaraan bermotor yang dipasarkan di Indonesia.
Sebagai BBM dengan nilai oktan paling rendah, premium mempunyai beberapa kelemahan, yaitu:
  1. Dari aspek teknologi, penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi akan menyebabkan knocking. Premium di dalam mesin kendaraan akan terbakar dan meledak tidak sesuai gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi pemborosan atau inefisiensi.
2. Dari aspek keuangan, knocking berkepanjangan mengakibatkan kerusakan pada piston sehingga komponen tersebut lebih cepat diganti.
3. Menggunakan tambahan pewarna.
4. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah besar.
5. Produksi premium lebih banyak komponen lokal.

Pertamax
Pertamax merupakan BBM yang dibuat menggunakan tambahan zat aditif. Sekadar diketahui, pertamax pertama kali diluncurkan pada 1999 sebagai pengganti premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.
Pertamax sangat disarankan digunakan pada kendaraan bermotor yang diproduksi setelah 1990, terutama kendaraan yang menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI) dan catalytic converters (pengubah katalitik). Pertamax dijual di pasaran dengan harga lebih tinggi dibandingkan premium.
Sebagai BBM yang dijual dengan harga pasaran lebih tinggi dari premium, pertamax memiliki beberapa keunggulan, yakni:
1. Bebas timbal.
2. Nilai atau kadar RON 92, lebih tinggi dari premium.
3. Pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal.
4. Ditujukan untuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal.
5. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding premium.

Pertamax Plus
Pertamax plus merupakan jenis BBM yang telah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax plus biasanya digunakan pada kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI), variable valve timing intelligent (VVTI), VTI, turbochargers, dan catalytic converters.
Beberapa keunggulan BBM jenis pertamax plus, yaitu:
1. Bebas timbal.
2. RON 95, lebih tinggi dari pertamax.
3. Pertamax plus bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Penggunaan BBM lebih optimal dibanding premium dan pertamax.
4. Bisa membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, dan ruang bakar yang dapat menurunkan performa mesin kendaraan, serta mampu melarutkan air di dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.
5. BBM ini ditujukan untuk kendaraan berteknologi tinggi dan ramah lingkungan.
6. Toluene sebagai peningkat oktannya.
7. Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding BBM lain.

Pertalite
Pertalite merupakan BBM baru yang diluncurkan Pertamina di akhir Juli untuk memenuhi Surat Keputusan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 313 Tahun 2013 tentang Spesifikasi BBM RON 90. Dari sisi teknologi, sebenarnya kendaraan roda empat di Indonesia rata-rata bisa mengonsumsi BBM RON 90-92.
Beberapa keunggulan pertalite versi Pertamina adalah:
1. Lebih bersih ketimbang premium karena memiliki RON di atas 88.
2. Dibanderol dengan harga lebih murah dari pertamax.
3. Memiliki warna hijau dengan penampilan visual jernih dan terang.
4. Tidak ada kandungan timbal serta memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm.
5. Pertalite 100 persen merupakan hasil impor.